Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Bayi yang baru lahir sangat rentan terhadap suhu udara yang terlalu panas. Mengapa demikian? Selain ia belum bisa berkeringat secara efektif untuk menghilangkan kelebihan panas tubuhnya, bayi Anda juga ternyata memproduksi panas tubuh internal yang lebih banyak dibandingkan Anda!

Makanya, jika Anda mengajak bayi Anda yang baru lahir untuk menikmati udara segar dan hangatnya cahaya matahari, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

  1. Jangan biarkan ia tersorot cahaya matahari secara langsung, terutama di siang hari.
  2. Jangan menggunakan terlalu banyak pakaian,karena bisa menyebabkan ia kepanasan.
  3. Bayi Anda tidak bisa memberitahu Anda kalau ia kehausan. Periksalah selalu kondisinya dan coba berikan ia ASI dalam rentang waktu yang tidak terlalu lama.

Walaupun tidak ada suhu udara yang baku untuk menentukan aman-tidaknya bagi bayi Anda (karena banyak faktor yang mempengaruhi, seperti kelembaban udara, naungan awan dan pohon, kondisi setiap bayi), sebaiknya Anda sangat berhati-hati ketika membawa bayi yang baru lahir keluar rumah, apalagi untuk perjalanan jauh.

Pada kebanyakan kasus, bayi yang mengalami kepanasan berlebihan, dapat menderita:

  1. Keram: karena si kecil terus berkeringat dan kekurangan kadar garam dalam tubuhnya, maka badannya bisa keram dan sakit-sakit.
  2. Kehausan: dapat berlanjut dengan dehidrasi.
  3. Kejang: bayi Anda akan sangat kepanasan, memerah, kulitnya mengering dan disertai dengan disorientasi, serta nafas dan denyut jantung yang tidak teratur

Makanya hati-hati ya…

Sumber : tipsbayi.com

Posisi bayi tengkurap banyak mengundang kontroversi. Adakah keuntungannya? Atau lebih banyak bahayanya?

Menyangkut posisi tidur bayi, American Academy of Pediatrics (AAP) menyimpulkan bahwa posisi terlentang tetap merupakan yang paling aman. Dengan posisi terlentang, terbukti bahwa sindrom kematian mendadak pada bayi (SIDS) dapat berkurang secara drastis. Walaupun memang dengan posisi terlentang, kekurangannya adalah adanya perubahan bentuk kepala si bayi.

Namun begitu, posisi bayi tengkurap tetap memiliki banyak keuntungan.

Keuntungan Posisi Bayi Tengkurap

  1. Memberikan kesempatan berisitirahat untuk bagian belakang kepala bayi
  2. Membantu menguatkan otot-otot leher bayi Anda, sebagai persiapan untuk merangkak
  3. Membantu mempercepat kemampuan bayi untuk mengangkat pantat, berguling, duduk, hingga akhirnya berdiri
  4. Membantu memperbaiki perkembangan motorik bayi Anda
  5. Membantu perkembangan otot-otot kaki

Variasi Tengkurap pada Bayi

  1. Letakkan bayi Anda dengan posisi tengkurap, di atas perut Anda yang sedang berbaring
  2. Tengkurapkan bayi Anda pada alas yang padat dan aman, seperti di atas selimut di lantai
  3. Gendong bayi Anda pada lengan Anda dengan posisi tengkurap
  4. Tengkurapkan bayi Anda di atas bola besar dengan terus dipegang bagian punggung dan pantatnya. Anda bisa memaju-mundurkan bola tersebut perlahan-lahan

Selama bayi Anda dalam posisi ini, teruslah mengajaknya berbicara dan bermain, agar ia tidak merasa kesal. Awasi juga anak-anak yang lain, jangan sampai mencelakai si kecil.

Jika ia tertidur dengan posisi tengkurap, jangan biarkan ia sendirian dan tidak terawasi. Balikkanlah badannya agar ia tidur dengan posisi terlentang.

Berapa Lama Waktu yang Aman untuk Tengkurap?

Anjurannya adalah sekitar 30 menit setiap hari. Anda bisa melakukannya langsung, atau bisa dibagi-bagi menjadi beberapa kesempatan.

Dan jangan memaksakan kegiatan ini jika bayi Anda sedang merasa kesal. Cari waktu dimana ia sedang senang, agar ia menyukai posisi ini.

Sumber : tipsbayi.com

Kalau bicara biang keringat pada bayi, penyebab sebenarnya adalah tersumbatnya kelenjar keringat. Karena fungsi kelenjar keringat pada bayi belum sempurna seperti pada orang dewasa, makanya kita lebih sering menemukan biang keringat ini pada kulit bayi.

Cara Mencegah Timbulnya Biang Keringat

  1. Gunakan pakaian yang mudah menyerap keringat, seperti katun
  2. Gunakan pakaian yang longgar, jangan yang terlalu ketat
  3. Perbaiki sirkulasi udara pada ruangan
  4. Mandikan bayi dengan teratur, 1 atau 2 kali setiap hari

Cara Mengobati Biang Keringat

Ada beberapa alternatif untuk mengobati biang keringat:

  1. Dengan VCO (Virgin Coconut Oil)
  2. Dengan Minyak Telon (pilih yang kandungan minyak kelapanya 60%, agar tidak terlalu panas)
  3. Bedak Salicyl (bisa dicampur dengan air, seperti bedak dingin)
  4. Bedak tabur

Sebagai tambahan, jika kondisi kulit bayi Anda bertambah parah, coba periksakan ke dokter, karena sangat mungkin gangguan kulit yang diderita oleh si kecil bukan biang keringat, tapi penyakit lain. Jika ini yang terjadi, tentu saja perawatannya berbeda.

Sumber : tipsbayi.com

Gendongan Bayi

Memang sih… banyak keuntungan menggunakan gendongan bayi. Di antaranya, dengan menggunakan gendongan, Anda dan si kecil bisa semakin akrab, membuatnya merasa aman dan tenang, sangat membantu menenangkan bayi yang sedang rewel dan yang tidak kalah pentingnya, kedua tangan Anda bisa bebas melakukan pekerjaan-pekerjaan lain yang sudah menumpuk. Nah, namun begitu, pastikan Anda memilih gendongan bayi yang tepat…

Kriteria Memilih Gendongan Bayi

1. Nyaman untuk Anda Jelas Anda pasti ingin gendongan bayi yang nyaman untuk Anda pakai. Untuk itu, pertama-tama hendaknya Anda memilih gendongan yang bisa mengangkat bayi Anda cukup tinggi dan rapat dengan tubuh Anda. Gendongan yang menggantung terlalu jauh di bawah akan sangat tidak nyaman. Selain itu, pilih juga gendongan dengan tali yang lebar yang dapat mendistribusikan berat si kecil lebih merata, agar bahu dan punggung Anda tidak sakit dibuatnya.

2. Nyaman untuk Bayi Anda Berdasarkan penelitian, ternyata gendongan bayi posisi tegak yang membuat kaki si kecil terbuka lebar termasuk yang baik untuk bayi. Walaupun posisi bayi yang ngengkang ini nampaknya mengkhawatirkan bagi Anda, tapi sebenarnya para ahli meyakini bahwa ini adalah posisi yang baik untuk perkembangan tulang pinggul bayi Anda. Gendongan pun sebaiknya membuat bayi rapat dengan tubuh Anda dan untuk bayi yang baru lahir, pastikan gendongan yang Anda pilih betul-betul menopang bagian tulang belakangnya dengan baik.

3. Sesuaikan dengan Keperluan Untuk apa gendongan tersebut Anda perlukan? Apakah Anda perlu gendongan yang bisa digunakan untuk menyusui si kecil? Apakah Anda memerlukan gendongan yang bisa digunakan baik di dalam maupun di luar rumah? Apakah Anda akan menggendong si kecil untuk waktu yang lama atau hanya untuk sesekali? Perhatikan berbagai faktor di atas sebelum membeli.

4. Sesuaikan dengan Usia Bayi Anda Gendongan untuk bayi yang baru lahir belum tentu nyaman untuk bayi yang sudah besar. Atau Anda berniat membeli berbagai gendongan berbeda untuk usia anak yang berbeda

Berbagai Jenis Gendongan Bayi

Gendongan Ring

ringsling1

Keuntungan:

  1. Mudah dipakai dan dilepas
  2. Cocok untuk anak hingga usia 2 tahun
  3. Mudah membaringkan bayi Anda jika ia tertidur
  4. Banyak variasi posisi menggendong
  5. Mendistribusikan berat bayi antara bahu dengan panggulnya

Kekurangan:

Berat tidak terdistribusikan dengan baik untuk Anda, karena hanya pada sebelah bahu.


Gendongan Bungkus

wrapsling

Keuntungan:

  1. Berat bayi terbagi secara merata, sehingga Anda akan nyaman memakainya walaupun untuk waktu lama dan untuk bayi yang berat
  2. Bisa untuk anak hingga usia 2 tahun
  3. Banyak variasi posisi menggendong

Kekurangan:

  1. Lama untuk memakai dan melepasnya
  2. Agak sulit untuk dipakai bagi yang tidak terbiasa
  3. Sebagian bayi ada yang tidak nyaman terbungkus dengan kain

Gendongan Carrier

carrier

Untuk jenis carrier, tidak mungkin rasanya untuk merinci keuntungan dan kekurangannya, mengingat begitu banyaknya jenis yang tersedia di pasaran.

Ada yang letaknya di bagian depan, ada yang di bagian belakang seperti tas ransel. Oleh karena itu, kami sarankan Anda bertanya langsung dengan produsennya.

Sumber : tipsbayi.com

Tuntunan Aqiqah


Hukum Melaksanakan Aqiqah

Aqiqah dalam istilah agama adalah sembelihan untuk anak yang baru lahir sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dengan niat dan syarat-syarat tertentu. Oleh sebagian ulama ia disebut dengan nasikah atau dzabihah (sembelihan).

Hukum aqiqah itu sendiri menurut kalangan Syafii dan Hambali adalah sunnah muakkadah. Dasar yang dipakai oleh kalangan Syafii dan Hambali dengan mengatakannya sebagai sesuatu yang sunnah muakkadah adalah hadist Nabi SAW. Yang berbunyi, “Anak tergadai dengan aqiqahnya. Disembelihkan untuknya pada hari ketujuh (dari kelahirannya)”. (HR al-Tirmidzi, Hasan Shahih)


Makna Aqiqah

Kata Aqiqah berasal dari kata Al-Aqqu yang berarti memotong (Al-Qoth’u). Al-Ashmu’i berpendapat: Aqiqah asalnya adalah rambut di kepala anak yang baru lahir. Kambing yang dipotong disebut aqiqah karena rambut anak tersebut dipotong ketika kambing itu disembelih.

Dalam pelaksanaan aqiqah disunahkan untuk memotong dua ekor kambing yang seimbang untuk anak laki-laki dan satu ekor untuk anak perempuan.

Dari Ummi Kurz Al-Kabiyyah Ra, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Bagi anak laki-laki dua ekor kambing yang sama, sedangkan bagi anak perempuan satu ekor kambing”. (HR. Tirmidzy dan Ahmad)


Aqiqah Yang Sesuai Dengan Sunnah

Pelaksanaan aqiqah menurut kesepakatan para ulama adalah hari ketujuh dari kelahiran. Hal ini berdasarkan hadits Samirah di mana Nabi SAW bersabda, “Seorang anak terikat dengan aqiqahnya. Ia disembelihkan aqiqah pada hari ketujuh dan diberi nama”. (HR. al-Tirmidzi).

Namun demikian, apabila terlewat dan tidak bisa dilaksanakan pada hari ketujuh, ia bisa dilaksanakan pada hari ke-14. Dan jika tidak juga, maka pada hari ke-21 atau kapan saja ia mampu. Imam Malik berkata : Pada dzohirnya bahwa keterikatannya pada hari ke 7 (tujuh) atas dasar anjuran, maka sekiranya menyembelih pada hari ke 4 (empat) ke 8 (delapan), ke 10 (sepuluh) atau setelahnya Aqiqah itu telah cukup. Karena prinsip ajaran Islam adalah memudahkan bukan menyulitkan sebagaimana firman Allah SWT : “Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu”. (QS.Al Baqarah:185)


Daging Aqiqah Lebih Baik Mentah Atau Dimasak

Dianjurkan agar dagingnya diberikan dalam kondisi sudah dimasak. Hadits Aisyah ra., “Sunnahnya dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan. Ia dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Lalu dimakan (oleh keluarganya), dan disedekahkan pada hari ketujuh”. (HR al-Bayhaqi)

Daging aqiqah diberikan kepada tetangga dan fakir miskin juga bisa diberikan kepada orang non-muslim. Apalagi jika hal itu dimaksudkan untuk menarik simpatinya dan dalam rangka dakwah. Dalilnya adalah firman Allah, “Mereka memberi makan orang miskin, anak yatim, dan tawanan, dengan perasaan senang”. (QS. Al-Insan : 8). Menurut Ibn Qudâmah, tawanan pada saat itu adalah orang-orang kafir. Namun demikian, keluarga juga boleh memakan sebagiannya.


Siapakah yang layak menerima daging sembelihan aqiqah ?

Mereka yang paling layak menerima sedekah adalah orang fakir dan miskin dari kalangan umat Islam, begitu juga dengan aqiqah, mereka yang paling layak menerima adalah orang miskin dikalangan umat Islam. Walaubagaimanapun berdasarkan beberapa buah hadis dan amalan Rasulullah dan sahabat kita disunatkan juga memakan sebahagian daripada daging tersebut, bersedekah sebahagian dan menghadiahkan sebahagian lagi. Apa yang membezakan aqiqah dan korban ialah kita disunatkan memberikan sebahagian kaki kambing aqiqah tersebut kepada bidan yang menyambut kelahiran tersebut. Wallahu’alam


Jumlah Hewan Aqiqah

Bayi laki-laki disunnahkan untuk disembelihkan dua ekor kambing dan bayi wanita cukup satu ekor kambing saja. Dari Ammi Karz Al-Ka’biyah berkata bahwa saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Untuk bayi laki-laki disembelihkan dua ekor kambing yang setara dan buat bayi wanita satu ekor kambing”.

Namun bila tidak memungkinkan, maka boleh saja satu ekor untuk bayi laki-laki, karena Rasulullah SAW pun hanya menyembelih satu ekor untuk cucunya Hasan dan Husein.

“Adalah Rasulullah SAW menyembelih hewan aqiqah untuk Hasan dan Husein masing-masing satu ekor kambing ?”. (HR Ashabus Sunan)


Aqiqah haruskah hewan jantan?

Baik dalam aqiqah maupun udhiyah (kurban) tidak ada persyaratan bahwa hewannya harus jantan atau betina. Keduanya bisa dijadikan sebagai hewan aqiqah atau kurban. Akan tetapi yang lebih diutamakan adalah hewan jantan agar kelangsungan reproduksi hewan tersebut tetap terjaga.


Hukum Aqiqah Dilaksanakan Dilain Negara/Kota


Tidak ada batasan yang mengharuskan agar pelaksanaan aqiqah dilakukan di negeri/kota/kampung tempat kelahiran anak. Karena itu, Anda bisa melakukan di mana saja sesuai dengan kemaslahatan yang ada.


Hukum memakan daging aqiqah


Daging selain disedekahkan juga bisa dimakan oleh keluarga yang melakukan aqiqah. Hal ini berdasarkan hadits Aisyah ra., “Sunnahnya dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan. Ia dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Lalu dimakan (oleh keluarganya), dan disedekahkan pada hari ketujuh”. (HR al-Bayhaqi). Wallahu a’lam bish-shawab.


Hukum Aqiqah Setelah Dewasa/Berkeluarga


Pada dasarnya aqiqah disyariatkan untuk dilaksanakan pada hari ketujuh dari kelahiran. Jika tidak bisa, maka pada hari keempat belas. Dan jika tidak bisa pula, maka pada hari kedua puluh satu. Selain itu, pelaksanaan aqiqah menjadi beban ayah.

Namun demikian, jika ternyata ketika kecil ia belum diaqiqahi, ia bisa melakukan aqiqah sendiri di saat dewasa. Satu ketika al-Maimuni bertanya kepada Imam Ahmad, “ada orang yang belum diaqiqahi apakah ketika besar ia boleh mengaqiqahi dirinya sendiri?” Imam Ahmad menjawab, “Menurutku, jika ia belum diaqiqahi ketika kecil, maka lebih baik melakukannya sendiri saat dewasa. Aku tidak menganggapnya makruh”.

Para pengikut Imam Syafi’i juga berpendapat demikian. Menurut mereka, anak-anak yang sudah dewasa yang belum diaqiqahi oleh orang tuanya, dianjurkan baginya untuk melakukan aqiqah sendiri.


Hewan Untuk Aqiqah


Masalah kambing yang layak untuk dijadian sembelihan aqiqah adalah kambing yang sehat, baik, tidak ada cacatnya. Semakin besar dan gemuk tentu semakin baik. Sedangkan masalah harus menyentuhkan anak kepada kambing yang akan disembelih untuk aqiqahnya, jelas tidak ada dasarnya. Barangkali hanya sebuah kebiasaan saja.


Pemberian Nama Anak


Tidak diragukan lagi bahwa ada kaitan antara arti sebuah nama dengan yang diberi nama. Hal tersebut ditunjukan dengan adanya sejumlah nash syari yang menyatakan hal tersebut.

Dari Abu Hurairoh Ra, Nabi SAW bersabda: “Kemudian Aslam semoga Allah menyelamatkannya dan Ghifar semoga Allah mengampuninya”. (HR. Bukhori 3323, 3324 dan Muslim 617)

Ibnu Al-Qoyyim berkata: “Barangsiapa yang memperhatikan sunah, ia akan mendapatkan bahwa makna-makna yang terkandung dalam nama berkaitan dengannya sehingga seolah-olah makna-makna tersebut diambil darinya dan seolah-olah nama-nama tersebut diambil dari makna-maknanya”. Dan jika anda ingin mengetahui pengaruh nama-nama terhadap yang diberi nama (Al-musamma) maka perhatikanlah hadits di bawah ini:

Dari Said bin Musayyib dari bapaknya dari kakeknya Ra, ia berkata: Aku datang kepada Nabi SAW, beliau pun bertanya: “Siapa namamu?” Aku jawab: “Hazin” Nabi berkata: “Namamu Sahl” Hazn berkata: “Aku tidak akan merobah nama pemberian bapakku” Ibnu Al-Musayyib berkata: “Orang tersebut senantiasa bersikap keras terhadap kami setelahnya”. (HR. Bukhori) (At-Thiflu Wa Ahkamuhu/Ahmad Al-’Isawiy hal 65)
Oleh karena itu, pemberian nama yang baik untuk anak-anak menjadi salah satu kewajiban orang tua. Di antara nama-nama yang baik yang layak diberikan adalah nama nabi penghulu jaman yaitu Muhammad. Sebagaimana sabda beliau : Dari Jabir Ra dari Nabi SAW beliau bersabda: “Namailah dengan namaku dan janganlah engkau menggunakan kunyahku”. (HR. Bukhori 2014 dan Muslim 2133)


Mencukur Rambut


Mencukur rambut adalah anjuran Nabi yang sangat baik untuk dilaksanakan ketika anak yang baru lahir pada hari ketujuh.

Dalam hadits Samirah disebutkan bahwa Rasulullah saw. Bersabda, “Setiap anak terikat dengan aqiqahnya. Pada hari ketujuh disembelihkan hewan untuknya, diberi nama, dan dicukur”. (HR. at-Tirmidzi).

Dalam kitab al-Muwaththâ` Imam Malik meriwayatkan bahwa Fatimah menimbang berat rambut Hasan dan Husein lalu beliau menyedekahkan perak seberat rambut tersebut.

Tidak ada ketentuan apakah harus digundul atau tidak. Tetapi yang jelas pencukuran tersebut harus dilakukan dengan rata; tidak boleh hanya mencukur sebagian kepala dan sebagian yang lain dibiarkan. Tentu saja semakin banyak rambut yang dicukur dan ditimbang semakin -insya Allah- semakin besar pula sedekahnya.


Doa Menyembelih Hewan Aqiqah


Bismillah, Allahumma taqobbal min muhammadin, wa aali muhammadin, wa min ummati muhammadin.

Artinya : Dengan nama Allah, ya Allah terimalah (kurban) dari Muhammad dan keluarga Muhammad serta dari ummat Muhammad.” (HR Ahmad, Muslim, Abu Dawud)


Doa bayi baru dilahirkan


Innii u’iidzuka bikalimaatillaahit taammati min kulli syaythaanin wa haammatin wamin kulli ‘aynin laammatin

Artinya : Aku berlindung untuk anak ini dengan kalimat Allah Yang Sempurna dari segala gangguan syaitan dan gangguan binatang serta gangguan sorotan mata yang dapat membawa akibat buruk bagi apa yang dilihatnya. (HR. Bukhari)

Sumber : rumahaqiqah.org

Jika Anda baru saja kehadiran buah hati untuk yang pertama kalinya, maka proses memandikan bayi pasti menyenangkan sekaligus menakutkan bagi Anda.

Bagaimana tidak, si makhluk mungil yang tak berdaya itu kan sangat lemah, jadi Anda harus ekstra hati-hati. Nah, untuk itulah kali ini Anda bisa menyimak, perlengkapan apa saja yang harus Anda persiapkan sebelum proses memandikan bayi dimulai…

mandibayi

Perlengkapan Mandi Bayi yang Harus Anda Siapkan

1. Bantal dan Handuk

Jika Anda hanya ingin melap bayi Anda, maka penggunaan bantal dan handuk akan sangat membantu proses ini, apalagi tangan Anda kan harus terus-menerus memegang si kecil. Letakkan bantal yang dibungkus dengan handuk dan baringkan bayi Anda di atasnya. Jangan lupa, kegiatan ini sebaiknya Anda lakukan dalam ruangan yang tertutup, agar bayi Anda tidak kedinginan.

2. Bak mandi bayi

Sebelum Anda membawa bayi Anda untuk dimandikan, pastikan bak mandi bayi sudah tersedia dan siap pakai. Anda dapat melapis dasarnya dengan handuk atau spons, agar bayi Anda merasa lebih nyaman dan juga aman. Penggunaan bak mandi ini biasanya untuk bayi yang sudah agak besar.

3. Kain waslap

Anda juga akan memerlukan kain waslap atau spons mandi untuk bayi. Mulailah membuka pakaiannya satu per satu agar ia tidak kedinginan. Basuh tubuhnya mulai dari bagian leher ke bawah.

4. Bola kapas

Bola kapas sangat membantu untuk membersihkan bagian sekitar mata bayi. Mulailah membersihkannya mulai dari bagian dalam matanya ke arah bagian luar. Gunakan bola kapas yang berbeda untuk setiap mata.

5. Handuk bertopi

Handuk bertopi sangatlah baik untuk mengeringkan bayi Anda setelah mandi. Ingatlah, jangan menggosok-gosokkan handuk tersebut ke badannya, karena nanti kulitnya bisa lecet. Cukup ditepuk-tepuk hingga kering.

6. Popok bersih

Sebelum Anda memakaikan baju kepadanya, sediakan dulu popok bersih untuknya.

7. Alkohol

Jika tali pusar bayi Anda masih menempel, maka Anda bisa menggunakan alkohol untuk menjaga kebersihannya. Namun begitu, sebaiknya tanyakan dulu pada dokter Anda apakah memang penggunaan alkohol tersebut dibolehkan untuk bayi Anda.

8. Produk kulit bayi

Banyak kontoversi seputar penggunaan lotion dan bedak untuk bayi. Yang jelas, hindari penggunaan produk yang menggunakan parfum, serta hindari pemakaian bedak bubuk, karena bisa menimbulkan gangguan pernafasan pada bayi Anda.

9. Sabun bayi

Pemakaian sabun, sebenarnya bisa menganggu stabilitas pH tubuh bayi Anda. Padahal, pH tubuhnya tersebut bisa membantu melindunginya dari berbagai kuman. Nah, apapun sabun bayi yang Anda pilih, usahakan untuk memilih produk yang bebas parfum dan hypoallergenic. Pemakaian sabun pun tidak perlu setiap hari… cukup 1 kali setiap minggu atau bahkan setiap 2 minggu, hingga bayi Anda tumbuh lebih besar dan berinteraksi dengan lebih banyak kotoran.

10. Shampoo bayi

Pilihlah yang tidak perih buat matanya. Gunakan shampoo 1 atau 2 kali setiap minggu. Caranya, jatuhkan 2 atau 3 tetes shampoo pada kepala bayi Anda, lalu gosoklah kulit kepalanya secara perlahan-lahan.

11. Gunting kuku

Setelah ia mandi, kukunya menjadi sangat lunak. Makanya ini merupakan waktu yang baik untuk merapihkan kukunya.

12. Sikat halus

Untuk membersihkan kerak atau kotoran yang melekat di kulit kepala bayi Anda, gunakanlah sikat yang sangat halus. Anda bisa melakukannya setiap hari, setelah mandi.

Selamat mencoba!

Sumber : tipsbayi.com

botolbayi

Bingung memilih botol susu bayi? Tidak tahu dot bayi mana yang harus Anda beli? Simak bagaimana sebaiknya Anda memilih, merawat dan menggunakan botol susu dan dot bayi…

Haruskah Botol Susu Bayi Anda Steril?

Ya. Untuk itu, Anda sebaiknya merebus botol bayi serta dotnya selama sekitar 10 menit. Anda bisa melakukan ini cukup setiap 2-3 hari sekali, asalkan Anda menyimpan botol dan dot bayi tersebut di tempat yang bersih. Jangan menyimpannya dekat kompor atau oven, misalnya. Mengenai jenis botol bayi, sepertinya ini hanya masalah selera saja. Yang jelas, pilih botol yang nyaman untuk si kecil dan juga mudah dibersihkan. Dot Bayi Mungkin Anda bingung dengan berbagai ukuran dot yang dijual di pasaran. Apa sih bedanya? Sebenarnya yang berbeda hanya besar lubangnya saja, bukan ukuran dotnya. Dot bayi berukuran kecil memiliki lubang yang lebih kecil, sehingga tetesan susunya tidak membuat bayi Anda yang masih sangat kecil tersedak. Tetesan yang baik untuk bayi yang baru lahir adalah sekitar 1 tetes/detik ketika botol dalam keadaan terbalik. Pilihlah dot yang nyaman untuk bayi Anda. Dot yang bentuknya menyerupai payudara merupakan pilihan utama, untuk mengurangi perbedaan bentuk mulut si bayi antara menggunakan dot dan ketika ia menyusu langsung dari Anda.

Sumber : tipsbayi.com

Anak anda mempunyai kebiasaan menghisap jari ? berikut ulasan yang mungkin berguna bagi anda :

Anak anak menghisap sesuatu oleh karena menghisap merupakan salah satu refleks bayi yang alamiah.

Kebiasaan ini pada anak membuatnya merasa aman dan bahagia. Sementara menghisap ini membuat anak nyaman, terdapat beberapa efek samping yang menyertainya.

Kebiasan menghisap ini membuat anak menjadi cepat terlelap tidur.

Setelah geligi permanen tumbuh, kebiasaan menghisap ini bisa menjadi suatu masalah seraya berkembangnya mulut dan berkembangnya susunan geligi anak.

Gambar disamping ini adalah salah satu contoh hasil dari kebiasaan menghisap mulut yang dilakukan pada waktu yang lama dan intensif

Kebiasaan ini bisa menyebabkan perubahan palatum( langit -langit mulut ).

Intensitas dari menghisap ini mempengaruhi ada tidaknya kelainan ini bisa terbentuk pada anak.

Bila anak menghisap dengan pasif nampaknya mempunyai kelainan yang ringan dibanding bila dilakukan secara terus menerus.

Beberapa bayi yang menghisap jari dengan agresive bisa timbul kelainan pada geligi meskipun pada fase geligi sulung.

Bila bayi anda mempunyai masalah susunan geligi sulung, segera hubungi dokter gigi anda untuk menanggulangi hal ini.

Biasanya anak menghentikan kebiasaan menghisap ini pada umur dua sampai empat tahun.


Tips:


  • Anak biasanya menghisap oleh karena perasaan ketidak nyamanan ( karena lingkungan atau beberapa penyakit tertentu ) , fokuskan pada hal ini untuk memberikan rasa nyaman anda pada anak anda.
  • Untuk anak yang lebih tua, sertakan program program penghentian kebiasaan buruk ini ( ulasan menyusul, masih repot hehehe …)
  • Dokter gigi anda bisa membantu anak untuk memotivasi agar anak menghentikan proses kebiasaan buruk ini.
  • Bila hal tersebut diatas tidak membantu, balut jempol anak anda yang biasanya mereka hisap, atau mintakan dokter gigi anda untuk mengulasi bahan yang pahit pada jempol anak anda tetapi tidak berbahaya bagi anak.

Semoga bermanfaat tips yang saya sebut diatas……..

Sumber : drgdondy.blogspot.com

Meski tak secara verbal, ungkapan cinta dan kasih sayang juga bisa datang dari bayi Anda. Dalam setiap tahapan perkembangannya, si kecil mengirimkan sinyal-sinyal cinta yang berbeda. Yuk, cari tahu.

0-6 bulan
Bayi di usia ini memang belum bisa menyampaikan betapa ia berterima kasih atas kasih sayang dan perhatian yang Anda berikan sejak ia masih dalam kandungan. Namun, hari demi hari yang Anda lalui bersamanya akan menumbuhkan ikatan ibu dan anak, yang punya arti lebih dalam ketimbang ungkapan cinta mana pun. “Rasa keterikatan adalah sebuah proses,” kata Debbie Laible, Ph.D, profesor psikologi.
Rasa cinta yang Anda berikan setiap hari, baik lewat cara Anda merawatnya atau lewat dekapan, akan membuat si kecil jatuh cinta pada Anda. Ia pun menunjukkannya lewat senyuman. Penelitian mengungkapkan, senyuman bayi di minggu-minggu pertama kehidupannya bisa jadi merupakan respons terhadap senyum yang ayah-ibunya berikan.
Sejak lahir bayi sudah bisa mengenali wajah, suara, dan bau ibunya. Langkah selanjutnya adalah ia berusaha menghubungkan antara suara dan bau yang ia akrabi itu dengan sesuatu yang dilihatnya. Itu sebabnya bayi sering menatap wajah ibunya, seakan berusaha untuk menghafalnya.
6-12 bulan
Ini adalah dimulainya masa-masa menyenangkan. Setelah usia 6 bulan, bayi mulai menaruh perhatian terhadap lingkungan di sekitarnya. Selain itu, keterampilannya pun terus bertambah setiap hari. Sehingga, ia pun mulai menunjukkan rasa sayangnya pada ayah-bundanya.
Menurut para ahli, bayi yang terbiasa melihat ayah atau ibunya memperlihatkan rasa cinta, baik itu lewat pelukan atau ciuman, tertarik untuk melakukan hal yang sama juga. Jadi jangan kaget bila si mungil tiba-tiba memeluk atau mencium dengan sayang pipi Anda. Rasa sayangnya juga ia ungkapkan lewat senyuman lebar di wajahnya saat melihat Anda kembali setelah meninggalkannya untuk mengerjakan sesuatu di ruangan lain atau ke kantor.

From:kompas_news

Hello world!

My Pic's

My Pic's

Kenalin semuanya, nama saya Siti Khairunnisa Calya Jasmine. Panggil aku Jasmine aja ya……!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.